a novel by Jerry Spinelli
Saya amat suka membaca buku yang bertemakan tentang pikiran. Karena pola pikir manusia sangat unik, maka saya semakin tertarik mencari buku-buku yang mudah dipahami, tidak sulit untuk dicari, tetapi bisa dimengerti. Buku satu ini saya dapatkan di sebuah toko buku kecil Blok M Square Mall. Bagi para penikmat buku, wajib untuk mengunjungi mall ini karena satu lantai basement penuh berisi toko-toko buku yang menjual buku bekas. Jadi, novel yang bercover sangat catchy ini terbitan Gramedia Pustaka Utama -which is I love it!- dan sudah tidak diterbitkan lagi.
Jangan mengira semua novel remaja yang berlogo "teenlit" adalah novel yang hanya berisi kisah percintaan dua remaja yang mengalami cinta monyet atau sebagainya. A big no for this one, because this is completely a different story. Tidak banyak yang bisa menerima perbedaan diri Stargirl -Susan- Caraway di sekolah barunya, ini disebabkan oleh Stargirl bersikap terlalu 'mencolok' dibandingkan yang lainnya. Membawa ukulelee, mnggunakan rok panjang melambai hingga menyapu tanah, dengan mata biru bulat besar ia menyanyikan lagu Happy Birthday tiap istirahat makan siang di cafetaria. Murid SMU Mica pada awalnya menghiraukan gadis nyentrik ini karena seantero Mica tidak menyukai perbedaan. Ada Leo Borlock yang perannya sangat penting sebagai pengagum rahasia Stargirl, tapi ia terlalu malu untuk menunjukkannya karena tahu apa akibatnya. Namun, Stargirl memang bukan gadis biasa.
Bila dalam novel remaja difokuskan pada kisah percintaan yang penuh intrik, di novel ini, Stargirl adalah pusat perhatian. Spinelli benar-benar ingin menunjukkan ke remaja putri di seluruh dunia yang membaca novelnya bahwa betapa pentingnya bersikap manis. Biar kujelaskan kepribadian Stargirl: Ia menamai dirinya Stargirl bukan sejak lahir, karena sejak lahir orangtua menamainya Susan. Ia mengaku pernah menamai dirinya Pocket Mouse, dan nama aneh lainnya. Alasannya adalah "Aku bukanlah namaku. Aku mengganti nama saat sudah bosan, seperti kau mengganti bajumu tiap hari." Ke manapun ia pergi Cinnamon -tikus putih peliharaan- selalu ada bersamanya. Ia juga membuat biografi untuk tetangga sekitar dan bahkan teman-temannya di sekolah, memberikan kartu ucapan pada setiap orang, hidupnya seolah tanpa beban dan tanpa dosa. Ia berbuat baik dan manis kepada semuanya, maksudku, semua orang di kota Mica. Dengan sikapnya yang baik ini, ia justru dimusuhi oleh seantero sekolah. Banyak kebaikan yang dilakukan Stargirl tetapi dianggap kurang ajar oleh warga Mica. Misalnya, datang ke pemakaman kakek tua yang tidak dikenalnya sama sekali, atau memberikan anak kecil sepeda namun anak itu jatuh dan tentu saja tidak baik-baik saja, belum lagi saat Stargirl ditunjuk menjadi pemandu sorak, di mana seharusnya ia membela tim Mica, namun malah menolong anggota tim lain yang cedera. Saat itu Leo Borlock menjadi sosok teman sekaligus pacar bagi Stargirl, tetapi sungguh, tingkah cowok ini pengecut banget.
Di saat semua orang mengucilkan Stargirl, Leo bukannya mendukung malah ikutan menjauhi gadis ini. Ia tidka tahan dengan sikap orang-orang di sekolah yang ikutan memusuhinya karena ia adalah Mr. Stargirl. Hingga akhirnya pada sebuah pesta, Stargirl ditampar oleh Hillari Kimble, lalu ia tidak pernah terlihat lagi hingga lima belas tahun berikutnya. Lalu apa? Hanya penyesalan yang ada pada diri Leo Borlock.
Yang ingin saya beritahu pada kalian adalah bersikap baik pada setiap-orang-tanpa-terkecuali itu sangat keren. Stargirl menunjukkan kepribadiannya yang tidak biasa dengan lebih banyak bekerja sama dengan pada alam daripada berkhianat pada alam itu sendiri. Makna dari sosok Stargirl ini bisa dibilang sangat luas, yang dirangkum dalam sebuah novel remaja ringan, hingga para gadis yang membacanya tersihir dan berharap sedikit tidak bisa meniru sikap Stargirl yang down to earth. Sangat berbeda jika dibandingkan dengan para remaja di dunia nyata saat ini, dandan menor, pakaian terbuka, pengetahuan sempit, mereka semua hanya memikirkan popularitas tanpa paham pentingnya tulus ikhlas mengasihi alam tanpa menginginkan imbalan. Di mulai dari hal sederhana di lingkungan perumahan, peduli, adalah satu kata yang mudah tapi sangat sulit diterapkan. Harus ada minimal lima puluh Stargirl tersebar di dunia nyata, agar kita bisa sedikit mencontoh sikap manisnya.
Saya memberikan lima bintang pada novel ini karena keunikan dan alurnya yang cantik.
*****
I hope someday I'll born a baby girl alike Stargirl -Susan- Caraway.
And thanks to GPU untuk sebuah novel terjemahan yang luar biasa.
*Selamat membaca!*

No comments:
Post a Comment