October 28, 2013

Muda = Berkembang

Hari ini tanggal 28 Oktober. Kalian masihkah mengingat tahun berapa tepatnya Sumpah Pemuda dikumandangkan? Bahasa sederhananya, lahir. Lupa? Bagus, berarti ada banyak hal yang kalian pikirkan selama hidup di dunia, ini menujukkan otak yang sehat. Saya akan mengingatkan kembali bahwa Sumpah Pemuda dicetuskan pada tanggal 28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Saya tidak akan lebih lanjut flashback tentang bagaimana awal mula Sumpah Pemuda lahir karena itu sudah tercetak rapi di buku Sejarah SMP. Tugas kita adalah.....


1. Menjadikan hari ini sebagai hari spesial. Komitmen diri harus di mulai dari sekarang untuk tahun-tahun berikutnya. Kenapa spesial? Karena kita masih muda, dan orang-orang jaman dahulu memberikan kita hadiah sebagai bentuk rasa bangga kita menjadi anak muda yang sehat, cerdas, cantik, ganteng, gaul, cinta lingkungan, kritis, dan banyak kosakata positif lainnya. Korea saja merayakan hari jomblo dengan bangga, kenapa kita tidak bangga merayakan hari pemuda, yang notabene lebih keren?

2. Seperti gambar bunga diatas. Masa muda adalah masanya berkembang. Kita lahir ke dunia mengikuti fase-fase alamiah dan bermetamorfosis menjadi seorang pemuda. Bunga yang memiliki warna, dan bau cemerlang tentu saja hasil dari perawatan si pemilik yang maksimal. Begitupun kita. Pemuda yang karismatik dan cerdas adalah hasil dari didikan orangtua serta lingkungan dan pola pikir yang benar dari diri sendiri. Begitu analoginya.

3. Sumpah Pemuda saya rasa dewasa ini tidak terlalu dimaknai serius oleh generasi muda kita. Muncul pertanyaan 'kenapa?'. Berhubung saya juga anak muda, saya akan memberikan pandangan dari sisi 'pemuda'. Daripada bersibuk-sibuk diri update status facebook atau kultwit tentang Sumpah Pemuda, lebih baik berkutat pada tugas dan gadget. Toh, tidak ada pengaruhnya jika hanya kita yang tidak heboh. Bumi tetap berotasi, Indonesia tetap merdeka, 1 orang tidak mengubah nasib jutaan orang. Pola pikir inilah yang sedikit, bukan, SEGERA harus dirubah. Bagaimana mungkin, kita (lo, gue) begitu cueknya terhadap masa depan bangsa ini. Saat ini ada dua typical generasi muda. 1. mengutamakan pendidikan tinggi, mengeksplorasi diri, membuka mata terhadap perkembangan dunia demi bekal mereka menjadi pemimpin di masa depan. 2. tipikal ini asyik sendiri dengan bagaimana penampilannya di muka umum, menomor sekiankan pendidikan formal maupun informal, tidak membuka diri terhadap perkembangan dunia-Korea Utara sudah mengembangkan nuklir, tapi kita sibuk berkutat dengan pasangan yang ngambek, Amerika dan Suriah terus memanas, Israel dan Pakistan bergejolak- apakah kalian peduli terhadap isu-isu tersebut? merusak diri-NARKOBA, dan segala perilaku sosial menyimpang lainnya yang bertentangan dengan norma.

Sangat mudah menemukan generasi muda tipe 2. Dari skala 1 sampai 10, saya rasa hanya 4 yang masuk dalam kategori pemuda tipe 1. 
Siapa yang bertugas merubah mental para generasi muda ini?
ORANG TUA. Pola asuh orang tua menduduki peringkat pertama dari pembentukan karakter seseorang dan membawa mereka siap menjadi seorang pemuda-pemudi yang berani, cakap, cerdas dan berbudi pekerti luhur. Bahasa sederhananya, kalau belum siap menjadi orangtua, daripada kita membebani anak-anak kita suatu saat nanti, lebih baik isi diri dulu sampai penuh dengan pengetahuan dan wawasan. Saya ingat quote keren dari Dian Sastro "Ibu yang cerdas akan melahirkan anak-anak yang cerdas." 

Pemuda-pemudi di Indonesia ini sangat banyak jumlahnya. Ada begitu banyak kelompok-kelompok sosial yang di bentuk oleh mereka yang bertujuan mensejahterakan Bangsa. Ada beberapa yang saya tahu memfokuskan diri pada berbagai bidang dan mereka concern di sana. Misalnya, komunitas pecinta alam. Pemuda-pemudi ini dengan aktif menjelajah berbagai pelosok di Indonesia untuk mengeksplorasi kekayaan tanah air sekaligus berkomitmen menjaga lingkungan. Yang saya harapkan, ini menjadikan pemuda-pemudi lain di seluruh Indonesia merasa terinspirasi dan ikut bergerak membentuk kelompok-kelompok kecil mereka yang bertujuan mencerdaskan anak bangsa dan memajukan Indonesia dari segala aspek. Lalu, apa kontribusi saya? Saya menyumbangkan ide-ide saya melalui tulisan dan mendukung karya sastra generasi muda Indonesia dengan rutin membeli buku-buku karya anak Bangsa. Simpel tapi bermakna, bukan? Mungkin bagi kalian biasa, tapi saya memaknainya dengan luar biasa. Saya tentu tidak akan tinggal diam. Ada banyak hal yang ingin saya sumbangkan terhadap Bangsa ini. Tapi, pertama-tama, saya ingin memenuhi kepala saya dengan pengalaman, agar beberapa tahun ke depan saya siap mental, jasmani dan rohani, untuk memimpin Indonesia bersama teman-teman pemuda-pemudi sekalian. Mulai sekarang, apapun, dari hal kecil, jangan pernah berpikir bahwa usaha kalian tidak akan berpengaruh atau tidak mengubah apapun. Apapun usaha yang kalian lakukan, seberapapun kecilnya itu menurut kalian, jika memiliki tujuan untuk membuat Indonesia ini menuju kemajuan, akan memiliki arti sangat amat besar bagi Bangsa Indonesia. Buatlah Soekarno , Moh. Hatta, Kakek-Nenek, dan alam semesta bangga, karena melahirkan generasi muda yang hebat dan tangguh seperti kita.


-Salam "Sumpah, saya masih muda!"
PYM


October 22, 2013

Apa kontribusimu terhadap Pulau Bali?


Saya kali ini akan berbagi sebuah pemikiran yang cukup penting sehingga saya putuskan untuk membuat artikel ini dalam akun blogger saya, karena tulisan ini bertujuan untuk para pembaca di Indonesia. sedangkan akun tumblr saya lebih men-global menggunakan bahasa Inggris. Baik kita to the point saja ya. Apa yang kalian semua pikirkan saat melihat gambar di bawah ini?


Mungkin ada beberapa dari kalian yang kurang paham, mungkin kurang tanggap, atau terkesan tidak peduli dengan kata-kata bercetak biru di atas. Yup. "Bali is not for SALE" Kenapa saya menuliskannya besar-besar? Bukan, itu bukan untuk menambah estetika gambar, tapi untuk menyadarkan kalian semua. Betapa Bali kita (Pulau di Indonesia adalah milik kita semua, karena kita warga negara Indonesia) selama beberapa tahun ini sedikit demi sedikit mulai dikuasai oleh pihak-pihak yang memiliki keegoisan tingkat tinggi dan kemarukan yang hanya mereka dan Tuhan yang mengerti. Saya tidak ingin menyudutkan satu pihak, namun, faktanya adalah, di sini aktor-aktor utamanya adalah para pejabat tinggi Negara. Di mana mereka yang seharusnya melindungi rakyat, dan sadar diri bahwa mereka dipilih oleh rakyat yang seharusnya memprioritaskan kepentingan rakyat diatas kepentingannya sendiri maupun kepentingan golongan, namun faktanya? Mari kita mulai dari yang terhangat dahulu.

Jika anda semua memilki akun twitter, dan aktif berkicau di sana dan melihat kehebohan tentang Reklamasi Teluk Benoa. Pertama-tama, saya ingin meluruskan rasa penasaran anda selama ini tentang arti dari reklamasi. Reklamasi adalah penciptaan daratan baru di lahan yang sebelumnya terdiri atas air. atau bahasa sederhanya pengurugan. Terbayang? Teluk Benoa di tenggara pulau Bali yang selama ini kita tahu terhampar luas dengan air, akan ditimbun oleh tanah. Pertanyaannya adalah, kenapa bisa begitu? Ternyata proyek besar-besaran ini sudah muncul pada tahun 2006. Tidak banyak yang tahu dan muncul ke publik, karena pada saat itu Gubernur Bali yang menjabat yaitu Bapak Dewa Beratha tidak menggubris penawaran para investor untuk mereklamasi Tanjung Benoa yang akan dijadikan kawasan wisata terpadu. Sekian lama proyek ini tarik-ulur, akhirnya pada tahun 2012 di masa pemerintahan Bapak Made Mangku Pastika, proyek reklamasi ini muncul ke permukaan. Konsep reklamasi dari tahun 2006 ke tahun 2012 memiliki perbedaan versi. Di mana pada tahun 2006 rencana reklamasi teluk ini adalah untuk perluasan pelabuhan kapal pesiar seperti di Monako. Namun pada tahun 2012 tujuannya beralih menjadi pulau buatan yang dijual dengan sistem sewa per kapling. Disinggahi kapal pribadi mirip Eropa dan Singapura. Berbagai pro dan kontra muncul seiring dengan munculnya kasus ini ke publik. Berbagai kecaman dari elemen masyarakat menyudutkan Gubernur Bali yang baru terpilih untuk kedua kalinya ini. 

Kira-kira apa ya gunanya reklamasi? Pertanyaan itu menggelitik kepala saya. Pada saat awal kasus ini meruak, saya sudah mendengar berbagai pro dan kontra dari masyarakat Bali. Namun karena saya sudah hijrah ke Jakarta, saya berpikir ahwa biarlah orang Bali saja yang menyelesaikan masalah tersebut. Semakin lama, hati saya merasa berkhianat. Saya lahir dan besar di Bali, sekarang pindah ke Jakarta, lalu begitu saja meninggalkan Bali yang begitu baiknya merawat saya? Maka saya putuskan untuk aktif menyerukan pendapat-pendapat saya melalui twitter dan tulisan ini, untuk membuka pikiran kita semua sebagai generasi muda yang bertanggung jawab terhadap masa depan Bangsa. LSM dan berbagai lapisan masyarakat berlomba-lomba menentang proyek maut ini. Bagaimana tidak, yang diuntungkan di sini sudah jelas para investor, Pejabat tinggi, dan para pengusaha yang menginvestasikan dana mereka untuk proyek ini. Bali memiliki daya jual yang sangat tinggi di bidang pariwisata, siapa yang tidak tergiur dengan uang? Nah, sekarang, siapa pihak yang akan menderita? Tentu saja rakyat pesisir pulau Bali. Jika teluk yang selama ini tergenang air ditimbun dengan tanah, bayangkan sendiri akibatnya bagi para masyarakat kecil yang bermukim di pesisir pantai. Volume air laut akan meninggi, ekosistem dalam teluk juga dipastikan punah, lingkungan yang akan tercemar akibat dari limbah-limbah yang akan muncul seiring dibangunnya proyek tersebut. Dan masih banyak lagi. Saya tidak ingin memperpanjang daftar dampak negatif karena bagi saya pamali atau istilah Balinya 'ile-ile'. 

Jadi, tujuan saya untuk membuat tulisan ini adalah agar kalian semua, saya, tua-muda, besar-kecil, mahasiswa, pelajar, orang dewasa, terutama yang namanya mengadopsi nama Bali, seperti Putu, Made, Nyoman, Ketut, dll. untuk peduli terhadap masa depan Bangsa, terutama masa depan Bali. Karena bagaimanapun juga, Indonesia terkenal di mata dunia karena memliki Bali sebagai destinasi wisata favorit. Jika Bali perlahan-lahan berubah menjadi Pulau sarat investor, akankah turis mancanegara masih mencintai Bali dengan segala kepolosan dan keunikan budayanya? Uang memang penting, namun jika yang hanya kita miliki adalah uang, percayalah tidak semudah itu dunia berjalan di bawahmu karena hidup ini sebuah sinkronisasi dari alam semesta yang melingkupimu, dirimu sendiri, dan sang Penciptamu. Bukan semata-mata soal uang dan isi perut serta hidup mewah berlimpah.

Sekian tulisan saya, semoga berguna dan menginspirasi kita semua. Jika ingin merespon tulisan saya, anda bisa mengirim email ke yogaprani@gmail.com dan saya akan memberitahukan rencana-rencana saya untuk melindungi Pulau Bali dan Pulau-Pulau lainnya di Indonesia bersama kalian.

-salam
PYM.

October 17, 2013

Hocus Pocus. Triiiiinggg....

LOVE, HATE & HOCUS POCUS
LOVE, CURSE & HOCUS POCUS

OLEH
KARLA M. NASHAR


Selamat sore.... saya kali ini akan membahas sebuah buku, eh, bukan, tepatnya dua buah buku ber-genre romance. Mungkin jika kalian membaca judul postingan saya, dan sudah pernah membaca buku-buku ini merasa penasaran melihat seperti apa pandangan saya terhadap buku ini. Namun, jika belum pernah membaca dan kalian mendapati diri kalian membaca postingan saya di bawah ini tanpa berkedip, silahkan pergi ke toko buku terdekat dan bergegas ke rak 'novel' sebelum kehabisan. hohoho *promosi ye?*

well, before I'll tell you about the summary of those novels, I'd like to explain first of all about the main cast, and 'people' whom get involved. 

Tokoh Utama : Troy Mardian, Gadis Parasayu.
Tokoh Pengganggu* : Putra, Lucinda
Tim Troy : Lulu (sekretaris)
Tim Gadis : Nana (sekretaris)
Tokoh yang paling utama dari tokoh utama* : Lyubitshka ( gypsy woman )

Penerbit : PT. GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
Tebal Buku I&II : 263 & 411
Terbitan Buku I&II : Jakarta, 2008 & Jakarta, 2013

Buku I
Dari keseluruhan buku yang saya baca saat saya masih duduk di kelas 11, Love, Hates & Hocus Pocus termasuk dalam daftar Metropop favorit yang harus berada di urutan paling atas rak buku saya. Saat mood saya sedang acak-adut (amburadul, re-) saya akan memilih untuk membaca novel roman untuk menaikkan adrenalin saya yang nge-drop. Troy Mardian seorang manajer senior sebuah perusahaan farmasi, memiliki tingkat intelejensi yang tinggi ditambah tingkat ketampanan yang menyaingi Robbert Pattinson. Segala sesuatunya harus serba barat dan branded, begitulah prinsip Troy. Berbeda dengan Gadis, ia adalah seorang nasionalis sejati yang anti terhadap barang impor. Ia berpikir, "kalau bukan kita yang membanggakan produk negara sendiri, lalu siapa lagi?" istilah masa kininya, si Gadis ini kudet. Tapi dibalik itu semua, seperti namanya, Parasayu, Gadis menjadi idola diantara para laki-laki di seputaran lingkungan perusahaan. Tiba saatnya mereka dipertemukan dan terbitlah rasa saling membenci satu sama lain karena merasa tidak mau kalah dalam pekerjaan. Eiiiits... jangan salah. Masalah demi masalah muncul perlahan-lahan untuk mendramatisir suasasa sekaligus secara tidak langsung menyatukan Troy dan Gadis. Hingga akhirnya dalam sebuah event, muncul tokoh yang paling penting dalam novel ini, ialah seorang gipsi tua berasal dari Inggris, melafalkan mantra ajaib kepada mereka dan triiiiingg... dalam tiga belas hari hidup mereka jungkir balik. Pada awalnya sebelum bertemu gipsi tersbut Troy dan Gadis enggan untuk bercakap-cakap mesra apalagi bersentuhan, akhirnya memutuskan untuk bertunangan dan menikah. Logika dan imajinasi mereka saling tumpang-tindih. Mereka merasa ini adalah sebuah mimpi, namun keadaan sekitar mereka menolak mentah-mentah persepsi mereka hingga akhirnya mereka menerima segala kejadian gila ulah si gipsi tua, dan perlahan mulai jatuh cinta, mereka terbangun dari mimpi. Dan sama sekali tidak mengerti dengan kegilaan yang baru saja mereka alami karena pada saat Troy dan Gadis terbangun, mereka kembali terlempar pada awal mula sebelum bertemu dengan gipsi sakti ini. -


inilah 2 karya dari Karla M. Nashar
cover pertama dan kedua agak gak nyambung sih, tidak masalah, don't judge a book by it's cover, isn't it?


Buku II
Perjuangan saya meraih buku kedua ini bisa sebanding kira-kira dengan perjuangan para pahlawan Indonesia meraih kemerdekaan *apa sih.* Pertama kali sahabat dan partner membaca saya selama empat belas tahun mengabari saya tentang buku kedua Karla M. Nashar yang sudah di rilis, saya segera berangkat menuju toko buku terdekat. Gagal, bukunya sold out. Okay... saya tetap kalem dan pasang tampang happy. Beberapa minggu kemudian saya beralih ke toko buku lain di mal yang berbeda, hanya ada 1 paket (berisi buku I & buku II) saya berpikir, sahabat saya sudah mengirimkan buku pertama ke alamat saya, dan sedang saya baca untuk me-refresh ingatan, untuk apa saya beli lagi? saya batal membelinya. *agak gak tau diuntung sih gue, iya tau* berselang satu bulan, saya kembali mendatangi toko buku pertama dan disanalah buku kedua berwarna putih tampak paling cemerlang diantara buku-buku lain yang terjajar rapi. Tanpa pikir panjang, saya memilih sampul terbaik (tanpa cacat), dan bergegas menuju kasir dan menggesek kartu. Setelah menandatangani struk dan sukses bertransaksi, saya pulang dengan langkah-langkah ringan. Ini hanya perkenalan awal saya terhadap buku ini hingga akhirnya..........

*lempar tepat di halaman 354*

WHAT THE HELL IS WRONG WITH THIS NOVEL, HUH?

Okay, jadi diceritakan bahwa Troy dan Gadis ditugaskan untuk pergi ke London mengikuti sebuah seminar berskala internasional, dan disinilah masalah bermula. Saya menangkap kesan Troy dan Gadis di sini jarang beradegan romantis, dari skala 100, hanya 30 mereka rukun, bersahabat, mesra, dan saling bercumbu, sisanya? .....begitulah. Mereka bertemu dengan masing-masing tokoh pengganggu di sini. Tepatnya Troy bertemu Lucinda sang mantan pacar yang super perfeksionis seperti dirinya. Dan Gadis di sisi lain akan dilamar oleh Putra-entah-siapa-nama-lengkapnya. Saya tidak terlalu menyukai penjabaran Karla yang terlalu berpusat pada kekerasan hati Troy dan Gadis sehingga melupakan intuisi masing-masing yang sebenarnya saling mencintai. Tapi ya begitulah novel ya saudara-saudara, Karla M. Nashar tetap favorit saya. Di sini juga mereka bertemu dan si gipsi tua di peradaban asli gipsi ini yang terletak di bagian terpencil dan susah di askes dari Inggris sana. Si gipsi dengan tenang tetap bertingah misterius dan tidak memberi tahu langsung kepada mereka tentang arti mimpi-mimpi alias kutukan yang diberikan Lyuba. Mungkin kalian akan merasa agak kecewa dengan buku kedua ini, tapi percaya deh, Karla jago menyelipkan adegan  romantis tapi singkat antara Troy dan Gadis, jadi keseluruhan cerita ini tetap sweet. Mari kita berbicara tentang ending. Saya rasa akan sangat baik jika Gadis diceritakan lebih detail bagaimana ia menerima Troy pada akhirnya, bukan malah berhenti tiba-tiba, mengambang dan ceritanya selesai begitu saja di adegan ia sedang bersama putra. Saya merasa yakin bahwa Karla telah menyiapkan buku ketiga sebagai pembalasan terhadap ketidak puasan pembaca dengan buku ke-II. Semoga saja, karena jujur sekali, saya merasa hidup saya akan semakin bahagia jika Karla mengakhiri cerita antara Troy dan Gadis dengan mereka menjadi kakek-nenek suatu hari dengan kehidupan yang super duper sweet. *iya tau, ini pembaca banyak maunya* Akhir kata, buku ke-II ini harus kudu wajib kalian miliki sebagai bekal kalian dalam menghadapi situasi seperti Gadis dan Troy yang susah move on dari masa lalu. *eaaaa...*

P.S.
*Tokoh pengganggu : tokoh yang biasa dalam istilah sastra disebut sebagai antagonis. Nah, merekalah orang-orangnya. 
*Tokoh yang paling utama dari tokoh utama : ini maksud saya adalah, jika Lyubitshka tidak ada, dan tidak muncul sekalipun, novel ini tidak akan selesai. Dan tidak akan pernah ada istilah Troy dan Gadis happily ever after.

That's all. :)

sincerely, Karla M. Nashar biggest fan.










REJECTED!

04.37 AM on Thursday
my bed.

I have a lot of energy this morning. even I woke up earlier, I still going excited *chicken dance* to write down everything on my thought.

Last night, I've decided to texted the boy kind of good night greetings. and you know what? I've been rejected. he only read my BBM and since I think he was not noticed me, I didn't really mind of it.

well....

I'm going crazy, you know that!
When someone that you like, exactly, really really like, and you feel that your heart filled everything about him but he does not do feel the same as you, it hurts. but it's okay, I'll keep trying to let him know that here I am the one who always admire him.

Have you feel like rejected, ignored, or something?
I have some greatest tips tou you to recover your uncomfortable feeling after being rejected from someone.

1. listen to the music that recently you have got listened.
2. make a chat to another friend to hide your disappointed feeling through him.
3. put your face in front of pillow, and then scream out loud. P.S. do not do this when your grandma stayed at your house. too dangerous. believe me, guys!
4. take a meditation. haha do you think this is too harsh? Nope. when I've got some hard time, meditation is the best way to make my mood better.
5. accepted it all. when you've decided to doing something, and you didn't get a good respons as well, you first must be prepared your mentality 'as if he ignores me, what should I do? crying, or... trying more hard ext time?' you guys have the choice.

so, there is 5 kind of tips that I could give to you when someone has rejects and ignores your existence.

-good morning from Jakarta.

October 16, 2013

so, this is it!

I have tumblr now, guys!

Spread my thought and words over here and over there.

Visit my tumblr account and leave your comment through it.

sincerely, 
the most young and free girl around the world. :p

I started to follow him.

Idk what I should write right here, but here I am decided to keep writing as well and now it's already make a one sentence. hahaha

I did a bunch of things to do and now got back to write some of my thought.

Where should we start this?

Ah. Before I decided to open up my blogger site, I've been surfing on some peoples blog at tumblr.com
My life partner-or you known it as bestfriend- told me about some cutest things about our friend of friendsthat have such a real beautiful yet adorable relationship. I thought never before about make a tumblr account. no, actually I already have one. but I didn't treat it as well as I can. (...or too lazy to writing) :p

When I read those tumblr  site, read one by one words for almost been 12 hours, and realized that I've got a little, nope, actually, SO MUCH positive energy on every sentence he wrote. his thought about religion, politic, etc, to be honest, makes my mind get opened. I have so much to say through it so I started to make my own tumblr account. hehehe

I got inspired and excited, to write down for every little things I've been pass, no matter how important or not, interesting or not, good or bad. Just write every single things you want to. I found out my self back into this blogger site, and promise my own self to take much care about my feeling through my words as cool as he did!

by the way, from now on, I'll write every single things that would make my day or even not, but the most important is I am consistent on it.



from the one who loves writing.