February 03, 2017

Owen Quine

Pernahkah kita tahu kapan waktu akan datang?
Mungkinkah kita tahu jika dia telah tiba?
Haruskah menjadi diri sendiri atau membuatnya seperti diri sendiri?

Aku merasakan kehidupan ini berjalan dengan langkah yang jauh tetapi pada rute yang salah. Tidak, tidak. Kurasa, itu kurang tepat. Aku merasa seperti berjalan tanpa kaki yang berpijak. Melihat sesuatu yang jauh dari tempatku berdiri, sekaligus menutup mata dari sesuatu yang dekat di depan mata. Tidakkah itu mustahil?

Manusia yang tinggal di alam semesta ini tanpa sebuah peringatan, tentunya akan menantikan peringatan itu datang. Tapi, haruskah kita tunggu? Bukankah akan lebih indah jika kita melupakannya sesaat lalu menyelesaikannya?

Berada satu di antara yang tiada adalah sesuatu yang baru. Menjadi satu diantara yang tiada adalah sebuah kesulitan. Tapi, kurasa semua itu harus dilakukan. Semua itu harus dikerjakan. Untuk apa? Entahlah. Agar selalu merasa bahagia?

Terakhir,
Mungkinkah kita berada di sini atas perintahnya, atau memang berdasarkan keinginkan kita sendiri untuk selalu berjalan ke mana kaki kita melangkah?

No comments:

Post a Comment